<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alipha&#039;s Weblog &#187; Berita Hangat</title>
	<atom:link href="http://blog.alipha.net/category/berita-hangat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.alipha.net</link>
	<description>Sepenggal Kisah Hidup dan Kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jun 2010 13:38:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Download Buku Putih Sri Mulyani Kasus Century</title>
		<link>http://blog.alipha.net/download-buku-putih-sri-mulyani-kasus-century/</link>
		<comments>http://blog.alipha.net/download-buku-putih-sri-mulyani-kasus-century/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 15:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alipha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[buku putih sri mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[download buku putih sri mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[download pdf buku putih]]></category>
		<category><![CDATA[kasus century buku putih]]></category>
		<category><![CDATA[sri mulyani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alipha.net/?p=482</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Keuangan, Sri Mulyani baru-baru ini meluncurkan sebuah buku putih kasus century sebagai pembelaan dirinya atas tuduhan miring yang dituduhkan padanya dan lembaga-lembaga dibawah pimpinannya. Buku ini diberikan secara gratis atau cuma-cuma untuk memberikan penjelasan seluas-luasnya kepada masyarakat, antara lain mengenai kedudukan dan peran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang sesungguhnya dalam polemik kasus ini.
Buku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menteri Keuangan, <strong>Sri Mulyani</strong> baru-baru ini meluncurkan sebuah <a href="http://blog.alipha.net/download-buku-putih-sri-mulyani-kasus-century"><strong>buku putih kasus century</strong></a> sebagai pembelaan dirinya atas tuduhan miring yang dituduhkan padanya dan lembaga-lembaga dibawah pimpinannya. Buku ini diberikan secara gratis atau cuma-cuma untuk memberikan penjelasan seluas-luasnya kepada masyarakat, antara lain mengenai kedudukan dan peran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang sesungguhnya dalam polemik kasus ini.<span id="more-482"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku</em> dengan halaman muka berwarna dasar <em>putih</em> itu dihiasi berbagai kutipan judul koran soal perlunya upaya cepat dan tepat pemerintah menghadapi krisis seperti kekhawatiran akan ancaman krisis keuangan global yang bisa menimpa Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan jumlah halaman sebanyak 74 lembar, buku ini berusaha memaparkan secara lengkap proses pengambilan keputusan pemberian dana talangan kepada Bank Century yang dilakukan KSSK, antara lain bahwa prosedur ini dilakukan dengan niat baik dan pertimbangan akal sehat, semata-mata demi keselamatan perekonomian nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku yang dibuat oleh Tim Asistensi Sosialisasi Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan Depkeu, mayoritas isinya menjelaskan bahwa keberhasilan pemerintah dalam mencegah krisis keuangan dunia menerpa perekonomian Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu merupakan hasil dari sejumlah tindakan yang diambil pemerintah dengan cepat yang didukung oleh DPR.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Alasan Menkeu dan Depkeu dalam buku putih itu merupakan pengulangan dan sudah basi. Justru itu menunjukkan sikap defensif Menkeu,&#8221; kata Ahmad Yani, anggota Pansus Hak Angket Kasus Bank Century dari PPP, siang ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kehadiran <a href="http://blog.alipha.net/download-buku-putih-sri-mulyani-kasus-century"><strong>buku putih sri mulyani</strong></a> tersebut, sepertinya akan menjadi &#8216;alat bantu&#8217; bagi Menkeu yang dijadwalkan akan memberikan keterangan, Rabu (13/1) mendatang, di depan Pansus Hak Angket Kasus Bank Century.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat pengucuran dana talangan Rp6,7 triliun ke <em>Bank Century</em>, Sri Mulyani menjadi ketua KSSK yang memutuskan untuk menyelamatkan Bank Century.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain Menkeu, pada hari yang sama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan sekretaris KSSK, Raden Pardede juga dijadwalkan untuk memberi keterangan di hadapan pansus.</p>
<p style="text-align: justify;">Menkeu <strong>Sri Mulyani</strong> dan mantan Gubernur BI Boediono diduga telah melakukan skenario pemberian dana talangan <em>Bank Century</em> dengan alasan dampak sistemik.</p>
<p style="text-align: justify;"><a style="text-decoration: line-through;" rel="nofollow" href="http://www.ziddu.com/downloadlink/8121480/BukuPutih_070110.pdf" target="_blank"><strong>Download Buku Putih Sri Mulyani Kasus Century</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : Waspada.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alipha.net/download-buku-putih-sri-mulyani-kasus-century/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kontroversi Seputar Buku Membongkar Gurita Cikeas</title>
		<link>http://blog.alipha.net/kontroversi-seputar-buku-membongkar-gurita-cikeas/</link>
		<comments>http://blog.alipha.net/kontroversi-seputar-buku-membongkar-gurita-cikeas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 02:35:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alipha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Opiniku]]></category>
		<category><![CDATA[buku gurita cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[cerita gurita cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[George Junus Adijtondro]]></category>
		<category><![CDATA[gurita cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus century]]></category>
		<category><![CDATA[membongkar gurita cikeas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alipha.net/?p=474</guid>
		<description><![CDATA[Kontroversi demi kontroversi nampaknya belum mau jauh-jauh dari negeri kita, setelah sederet kasus hukum yang pelik berlalu &#8211; sebut saja perseteruan KPK-POLRI, Prita versus RS Omni dan terakhir kasus Century, kini muncul kontroversi baru lewat terbitnya sebuah buku yang berjudul &#8221; Membongkar Gurita Cikeas&#8220;  oleh George Junus Adijtondro. Mengapa saya sebut kontroversi, tidak lain karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kontroversi demi kontroversi nampaknya belum mau jauh-jauh dari negeri kita, setelah sederet kasus hukum yang pelik berlalu &#8211; sebut saja perseteruan KPK-POLRI, Prita versus RS Omni dan terakhir kasus Century, kini muncul kontroversi baru lewat terbitnya sebuah buku yang berjudul &#8221; <a href="http://blog.alipha.net/kontroversi-seputar-buku-membongkar-gurita-cikeas/"><strong>Membongkar Gurita Cikeas</strong></a>&#8220;  oleh <span><em>George Junus Adijtondro</em>. Mengapa saya sebut kontroversi, tidak lain karena buku ini membahas dengan &#8216;vulgar&#8217;  Presiden SBY bersama partai demokrat perihal keterlibatannya dengan kasus Century yang disaat bersamaan kasus tersebut lagi ditangani oleh Pansus Century.<span id="more-474"></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span><strong>George Junus Adijtondro</strong> </span>yang juga seorang guru besar Sosiology Korupsi di New Castle University Australia. sebelumnya pernah menulis sebuah buku yang menyinggung presiden ke 2 dan ke 3 RI yakni  Soeharto dan Bj Habibie lewat buku berjudul “Dari Soeharto ke Habibie : guru kencing berdiri, murid kencing berlari : kedua puncak korupsi, kolusi, dan nepotisme rezim Orde Baru” (Pijar Indonesia, 1998)</p>
<p style="text-align: justify;"><span>Buku Membongkar Gurita Cikeas s</span>etebal 183 halaman ini salah satunya membahas <img class="alignright" style="margin: 2px 8px;" src="http://alipha.net/wp-content/images/membongkarguritacikeas.jpg" alt="Membongkar Gurita Cikeas" width="173" height="250" />mengenai oligarki kekuasaan yang terbangun di seputar lingkaran kekuasaan SBY. George menjelaskan, lingkaran kekuasaan yang dimaksud adalah tiga komponen penyokong kekuasaan SBY. Yakni para menteri atau pejabat, pengusaha, dan keluarga. Tiga komponen ini, lanjut George, memiliki kontribusi besar dalam kemenangan SBY pada Pemilu 2009. Sedangkan skandal kasus Bank Century yang dipakai sebagai sub judul, hanya sebagai salah satu contoh kasus kecil pengguliran dana kampanye untuk SBY.</p>
<p style="text-align: justify;"><span>Kontan saja buku ini menimbulkan reaksi keras dari pihak SBY dan partai demokrat, </span>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lewat Juru Bicara Kepresidenan, Julian Pasha menyatakan bahwa  SBY menyatakan prihatin dengan data-data yang disajikan dalam buku itu karena banyak berisi ketidakbenaran dan fitnah. Meski begitu hingga kini belum ada intruksi menarik buku itu dari peredaran. &#8220;Disebutkan dengan fakta-fakta yang tidak akurat dan tidak mengandung kebenaran,&#8221; urai Julian Pasha.</p>
<p style="text-align: justify;">Tokoh senior Muhammadiyah, Amien Rais, tidak ketinggalan untuk mengomentari buku ini, beliau mengatakan, &#8220;Saya mendapat info yang masih sepihak. Buku ini merupakan gabungan dari berbagai sumber sekunder, seperti internet, jurnal, dan koran. Data-data ini kemudian digabung-gabungkan. Tidak ada hasil penelitian sendiri,&#8221; ujar Amien.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari benar tidaknya buku ini, saya pribadi berpandangan bahwa penerbitan <strong>buku membongkar gurita cikeas</strong> membuat citra pemerintahan SBY menjadi semakin buruk. Walau tuduhan dalam buku tersebut belum terbukti, akan tetapi &#8216;image&#8217; buruk tersebut sudah terlanjur melekat pada masyarakat. Hal ini tentu saja bisa menganggu kinerja pemerintahan dan akibatnya bisa berdampak buruk bagi perekonomian maupun kehidupan politik di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sendiri bukan orang yang alergi akan kritik, akan tetapi cara penyampaiannya harus diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Banyak pihak juga melihat bahwa buku ini hanya menggunakan data yang sudah umum beredar diinternet, sehingga mereka mengatakan bahwa <span><em>George Junus Adijtondro</em> hanya mencari sensasi saja. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Yang pasti secara logika harusnya </span><span>George Junus Adijtondro mempunyai data yang benar dan akurat karena sudah membuka perseteruan dengan orang nomor wahid di negeri ini. Jika terbukti bahwa data yang ada pada George benar adanya, kita tentu berharap agar kasus ini ditangani secara hukum. Akan tetapi apabila sebaliknya, maka saya berharap agar </span><span>George Junus Adijtondro dihukum karena sudah menambah kontroversi disaat negeri ini penuh dengan kontroversi. Disamping itu agar tidak ada lagi orang yang berbicara kepada khalayak ramai tentang kehormatan seseorang-apalagi presiden tanpa bukti dan cara yang benar.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span>Well, kita tunggu saja akhir dari drama <em>buku Membongkar Gurita Cikeas</em>..<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alipha.net/kontroversi-seputar-buku-membongkar-gurita-cikeas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Nenek Minah dan Buah Kakao</title>
		<link>http://blog.alipha.net/kisah-nenek-minah-dan-buah-kakao/</link>
		<comments>http://blog.alipha.net/kisah-nenek-minah-dan-buah-kakao/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 14:18:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alipha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hangat]]></category>
		<category><![CDATA[Opiniku]]></category>
		<category><![CDATA[kasus nenek minah]]></category>
		<category><![CDATA[mencuri kakao dihukum]]></category>
		<category><![CDATA[minah kakao]]></category>
		<category><![CDATA[nenek minah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.alipha.net/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin tak pernah terbayang dalam benak seorang nenek Minah bahwa dirinya akan berurusan dengan polisi bahkan pengadilan akibat perbuatannya mengambil buah kakao. Nenek Minah (55 tahun) yang berasal dari Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Propinsi Jawa Tengah, diputus hukuman 1 bulan 15 hari akibat perbuatannya mengambil 3 (buah atau kilogram) oleh Majelis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin tak pernah terbayang dalam benak seorang nenek Minah bahwa dirinya akan berurusan dengan polisi bahkan pengadilan akibat perbuatannya mengambil buah kakao. Nenek Minah (55 tahun) yang berasal dari Dusun Sidoharjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Propinsi Jawa Tengah, diputus hukuman 1 bulan 15 hari akibat perbuatannya mengambil 3 (buah atau kilogram) oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Purwokerto yang menyidangkan perkaranya, Kamis (19/11). Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa nenek Minah hanya menjalani tahanan rumah dengan masa percobaan 3 bulan, artinya si nenek tidak perlu meringkuk di sel penjara dengan syarat selama 3 bulan tidak boleh tersangkut masalah pidana. <span id="more-457"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kisah nenek Minah dan buah kakao, beberapa hari terakhir mengundang banyak perhatian masyarakat. Beberapa LSM dan masyarakat banyak yang memberikan dukungan kepada Nenek Minah. Kisah ini bermula 2 Agustus lalu. Nenek Minah sedang memanen kedelai di lahan yang dia garap, kebetulan lahan tersebut sedang dikelola oleh PT Rumpun Sari Antan (RSA) untuk tanaman kakao (coklat).</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika sedang memanen kedelai, dia melihat ada tiga buah kakao yang sudah ranum berwarna kuning kemerah-merahan. Melihat buah itu, Minah tertarik untuk memetiknya dengan niat bijinya akan ditanam kembali di kebun miliknya. Maka dipetiknyalah buah itu. Setelah dipetik, diletakkan ketiga buah itu di bawah pohon kakaonya, dan kemudian ia melanjutkan pekerjaannya memanen kedelai. Apes baginya, perbuatannya tersebut kepergok oleh mandor perkebunan PT RSA. Nenek Minah kemudian mengembalikan buah kakao yang dia ambil sembari meminta maaf atas perbuatannya tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupanya pengembalian kakao dan permintaan maaf belum cukup bagi PT RSA, seminggu setelah kejadian, Nenek Minah dipanggil pihak kepolisian. PT RSA melaporkan perbuatan Nenek Minah kepada polisi. Kasus nenek Minah kemudian disidangkan, dan hasil persidangan adalah seperti apa yang sudah kita ketahui bersama. PT RSA sendiri dalam keterangannya menjelaskan bahwa sudah sangat sering terjadi pencurian buah kakao oleh penduduk sekitar, sehingga penyerahan kasus tersebut ke kepolisian diharapkan bisa memberi efek jerah bagi pencuri kakao.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut banyak pendapat Kisah nenek Minah ini sungguh miris, hanya dengan mengambil beberapa buah kakao yang bernilai tidak seberapa, seorang nenek tua harus dihukum atas perbuatan yang sudah dia sesali. Media banyak membandingkan kisah si nenek dengan kisah para koruptor kelas kakap yang kasus hukumnya mandeg atau diputus bebas. Diskriminasi hukum banyak sekali disorot oleh media terhadap kasus-kasus yang menimpa kaum &#8216;rendahan&#8217;. Seolah-olah hukum yang berlaku bagi masyarakat kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya, diskriminasi hukum memang harus segera diberantas. Hukum harus ditegakkan sama rata, orang kecil salah dihukum pun berlaku juga untuk orang besar. Tidak boleh ada perbedaan status di depan hukum. Dan terhadap kasus nenek Minah, hendaknya dijadikan sebagai sebuah pelajaran, bahwa mencuri adalah tetap mencuri  walau sedikit dan itu adalah sebuah kesalahan yang harus diberikan hukuman sesuai dengan tingkat kesalahannya. Menjadi miris memang ketika perbuatan tersebut dilakukan oleh seorang nenek, tapi biarlah itu menjadi pelajaran berharga bagi si nenek agar tidak berulang dikemudian hari. Dan tentu yang terpenting, kita berharap semoga saja penerapan hukum di negeri kita menjadi lebih baik. Semua orang diberlakukan sama didepan hukum.. ya semoga saja&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.alipha.net/kisah-nenek-minah-dan-buah-kakao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
